Senin, 25 Oktober 2010

2 tahun yang luar biasa















hari ini, adalah tepat 2 tahun sejak pernikahan kami,
tidak banyak yang ingin kusampaikan pada hari ini,
selain doa.. agar kita dapat saling melengkapi, bersama, memadu rasa dan asa, dalam mencapai kebahagiaan di dunia dan akherat..
amien..

Sabtu, 23 Oktober 2010

love at d'first sight





Saat ini, mungkin agak terlambat untukku membuat entrikan ini, ttg kehidupan anakku. kelak agar ketika dia dewasa nantinya, dia punya cerita kenangan hidupnya yang lengkap. sedikit kusesali aku terlalu malas menulis, hingga akhirnya aku jarang menulis dalam blog ini. seandainya sejak syifa lahir aku rajin menuliskan cerita dan alur2 hidupnya, tentunya aku akan bisa mengabadikan banyak hal ttg perjalanan hidup syifa sebelumnya. kapan dia pertama kali bisa duduk, berdiri, dan kapan gigi pertamanya muncul. maafkan umi, nak...

foto2 itu, adalah foto pertama yang aku ambil ttgmu nak. lebih tepatnya bulik hayuk yang memfotonya. wajah itu, adalah wajah pertama yang aku lihat ttgsyifa. aku masih ingat, ketika setelah melahirkan, aku blm bisa segera bertemu denganmu. kamu lahir tanggal 17 agustus 2009, pukul 21.30. saat itu setiap orang yang datang ke rumah sakit, telah melihat wajahmu, tapi aku tidak bisa. aku masih harus tetap tinggal di tempat tidurku, tanpa bisa banyak bergerak. keesokan harinya, saat jam kunjungan bayi ke kamar, akupun belum bisa melihatmu. padhal, sejak pagi aku sudah tidak sabar untuk melihat wajah cantik gadis mungil yang aku lahirkan dari rahimku. umi merindukanmu nak. suster bilang,karena kamu lahir dengan proses cukup lama dan vacuum, kamu harus lebih lama berada di ruang perawatan bayi. umi baru bisa melihatmu sore harinya. tapi,aku tidak bisa. De ngan tertatih, aku memutuskan untuk turun ke ruang bayi, melihatmu yang sedang dijemur di jendela ruang bayi. Jadi aku bisa melihatmu, walaupun dari balik jendela.
itulah sedikit cerita ttg pertemuan kita yang pertama,(walau kau tidur sebenarnya).
hm, saat itu aku bahagia.. karena perjuanganku dalam mengandung dan melahirkanmu, tidaklah sia2...

BALADA TPT PADA SUATU HARI PART 4 (SUARA MISTERIUS, LAGI)

shock.. dan gag bisa berkata apa2..

ini yang aku alami pagi ini, saat ibu2 sang penjual makanan (yang pada part kemarin aku ceritakan), menyapaku pagi ini. masih melanjutkan cerita yang kemarin ttg suara pada nomer antrian..(bagi yang gag nyambung, bisa dibaca dulu pada part sebelumnya). pagi ini, sang ibu lewat di depan mejaku... dan langsung menyapa..."udah seh, bilang ENOL ENOL gitu.."

Aku hanya bisa tertawa mendengarnya.. kemudian, sebuah peristiwa heroik pun terjadi (halah) sang ibu mendatangiku dan menengok ke mejaku. dengan penuh penasaran, dia menilik ke kanan dan kekiri. apa yang dicari, batinku. aku hanya diam sampai sang ibu akhirnya bertanya, "Mana microphonenya?"

hah? sumpah, aku waktu itu hanya bisa diam... bengong.. dan terpana....



ini belum apa2, jika teringat kejadian kemarin yang diceritakan oleh bapak K..

jadi, ceritanya, ada seorang wepe yang sedang dilayani di loket tetangga. Iseng2 dia bertanya (entah iseng atau beneran nanya), "Yang manggil antrian siapa sih pak?"

sang petugas pun dengan santainya menjawab, "itu, mbak yang di loket 3, pakai jilbab hitam dan berkacamata. suaranya mirip kan?"

"Oh,"jawab sang wepe dengan penuh kepercayaan. tapi karena masih penasaran, dia bertanya lagi, "Tapi pak, kok mbaknya malah duduk disitu?"

"trus harusnya duduk dimana?"tanya sang petugas yang juga heran dengan pertanyaan sang wepe uniknya.

"kan harusnya duduknya di dekat mesin antrian itu pak,"

OMG PARAH.

kemudian pertanyaan aneh berikutnya muncul.

"Pak, tapi kok mbak nya bisa tahu ya pak, sekarang nomer antrian berapa, kok nggak salah ya pak?"

speechless

"Ada deh,"jawab sang petugas dengan membatin neh wepe Tololnya kok gag nambah-nambah... ^^

alhasil, ketika sang wepe duduk di kursi tunggu, (nunggu mau bayar di bank barangkali), sang wepe ngeliatin aku terus. (alhamdulillah saya tidak menyadari).

sepertinya dia masih penasaran, atau mungkin dia sedang menunggu momen aku memanggil nomer antrian.





apakah akhirnya sang wepe menyadari bahwa dia telah ditipu oleh sang petugas berinisial K , atau malah dia tetap hidup dengan rasa penasaran atas misteri suara misterius yang belum terjawab?

hanya dia dan Tuhannya yang tahu....

BALADA TPT PADA SUATU HARI PART 3 (SUARA MISTERIUS)

yah.. tak kan habis kalau kita ngomongin tentang nomer antrian di kantorku. bahkan aku sendiri juga berpikir... "ada-ada saja"... mulai dari wepe yang diminta ngambil nomer antrian eh malah nyamperin komputer touch screen untuk informasi.. ampe wepe yang mo ngambil nomer antrian malah ngubek2 kotak saran... yah,maklum lah karena memang mereka bertiga lokasinya berdekatan. tapi kali ini aku bukannya mo ngomongin kealpaan wepe2 dg nomor antrian, tapi tentang suara misterius mbak2 yang manggil nomer antriannya. kenapa aku bilang misterius, karena masih aja ada beberapa orang yang bingung dengan suara itu.. "si mbaknya mana seh yang manggil " (plis deh..)