Selasa, 02 November 2010

Swimming @t d'first time...


BERENANG BIKIN IQ TINGGI
ajaklah si kecil berenang. Sekalipun masih bayi, tak masalah. Bahkan, bayi baru lahir pun tak akan tenggelam kalau dicemplungin ke dalam air.


tanggal 24 dan 31 Oktober 2010
sudah 2 minggu ini aku membawa syifa ke kolam renang, walaupun aku nggak bisa berenang, tapi ya sangat menyenangkan membawa syifa bermain bersama air. Minggu kemaren, baru pertama kalinya syifa pakai pelampung, alhamdulillah suka. minggu sebelumnya pertama kali syifa aku ajak ke kolam renang marcopolo. sebenarnya kau sudah membelikan sebuah kolam renang di rumah, tapi syifa selalu takut bermain disana. entahlah.. tapi kalau ada anak kecil yang ikut bermain, pasti syifa mau 'nyemplung ' di kolam renang itu. atas dasar kejadian itu, aku berpikir, mungkin syifa akan lebih nyaman di kolam renang sungguhan, karena disana pasti ramai dengan anak2. alhamdulillah..ternyata syifa sangat menikmati...


Hasil penelitian di Melbourne, Australia, menunjukkan, secara statistis IQ anak-anak yang diajarkan berenang sejak bayi lebih tinggi ketimbang anak-anak yang tak diajarkan berenang atau diajarkan berenang setelah usia 5 tahun. Anak-anak tersebut diukur IQ-nya ketika mereka berusia 10 tahun. Tak hanya itu, pertumbuhan fisik, emosional dan sosialnya pun lebih baik.

Penelitian lain menunjukkan, bayi lebih gampang diajarkan berenang ketimbang orang dewasa, karena bayi tak pernah memiliki faktor X semisal bahaya. Bukankah bayi belum mengerti bahaya? Lagi pula, bayi sangat menyukai air sehingga ia pun akan suka diajak berenang. Nah, hal ini membuatnya jadi lebih mudah belajar berenang.

Selain itu

Senin, 25 Oktober 2010

2 tahun yang luar biasa















hari ini, adalah tepat 2 tahun sejak pernikahan kami,
tidak banyak yang ingin kusampaikan pada hari ini,
selain doa.. agar kita dapat saling melengkapi, bersama, memadu rasa dan asa, dalam mencapai kebahagiaan di dunia dan akherat..
amien..

Sabtu, 23 Oktober 2010

love at d'first sight





Saat ini, mungkin agak terlambat untukku membuat entrikan ini, ttg kehidupan anakku. kelak agar ketika dia dewasa nantinya, dia punya cerita kenangan hidupnya yang lengkap. sedikit kusesali aku terlalu malas menulis, hingga akhirnya aku jarang menulis dalam blog ini. seandainya sejak syifa lahir aku rajin menuliskan cerita dan alur2 hidupnya, tentunya aku akan bisa mengabadikan banyak hal ttg perjalanan hidup syifa sebelumnya. kapan dia pertama kali bisa duduk, berdiri, dan kapan gigi pertamanya muncul. maafkan umi, nak...

foto2 itu, adalah foto pertama yang aku ambil ttgmu nak. lebih tepatnya bulik hayuk yang memfotonya. wajah itu, adalah wajah pertama yang aku lihat ttgsyifa. aku masih ingat, ketika setelah melahirkan, aku blm bisa segera bertemu denganmu. kamu lahir tanggal 17 agustus 2009, pukul 21.30. saat itu setiap orang yang datang ke rumah sakit, telah melihat wajahmu, tapi aku tidak bisa. aku masih harus tetap tinggal di tempat tidurku, tanpa bisa banyak bergerak. keesokan harinya, saat jam kunjungan bayi ke kamar, akupun belum bisa melihatmu. padhal, sejak pagi aku sudah tidak sabar untuk melihat wajah cantik gadis mungil yang aku lahirkan dari rahimku. umi merindukanmu nak. suster bilang,karena kamu lahir dengan proses cukup lama dan vacuum, kamu harus lebih lama berada di ruang perawatan bayi. umi baru bisa melihatmu sore harinya. tapi,aku tidak bisa. De ngan tertatih, aku memutuskan untuk turun ke ruang bayi, melihatmu yang sedang dijemur di jendela ruang bayi. Jadi aku bisa melihatmu, walaupun dari balik jendela.
itulah sedikit cerita ttg pertemuan kita yang pertama,(walau kau tidur sebenarnya).
hm, saat itu aku bahagia.. karena perjuanganku dalam mengandung dan melahirkanmu, tidaklah sia2...

BALADA TPT PADA SUATU HARI PART 4 (SUARA MISTERIUS, LAGI)

shock.. dan gag bisa berkata apa2..

ini yang aku alami pagi ini, saat ibu2 sang penjual makanan (yang pada part kemarin aku ceritakan), menyapaku pagi ini. masih melanjutkan cerita yang kemarin ttg suara pada nomer antrian..(bagi yang gag nyambung, bisa dibaca dulu pada part sebelumnya). pagi ini, sang ibu lewat di depan mejaku... dan langsung menyapa..."udah seh, bilang ENOL ENOL gitu.."

Aku hanya bisa tertawa mendengarnya.. kemudian, sebuah peristiwa heroik pun terjadi (halah) sang ibu mendatangiku dan menengok ke mejaku. dengan penuh penasaran, dia menilik ke kanan dan kekiri. apa yang dicari, batinku. aku hanya diam sampai sang ibu akhirnya bertanya, "Mana microphonenya?"

hah? sumpah, aku waktu itu hanya bisa diam... bengong.. dan terpana....



ini belum apa2, jika teringat kejadian kemarin yang diceritakan oleh bapak K..

jadi, ceritanya, ada seorang wepe yang sedang dilayani di loket tetangga. Iseng2 dia bertanya (entah iseng atau beneran nanya), "Yang manggil antrian siapa sih pak?"

sang petugas pun dengan santainya menjawab, "itu, mbak yang di loket 3, pakai jilbab hitam dan berkacamata. suaranya mirip kan?"

"Oh,"jawab sang wepe dengan penuh kepercayaan. tapi karena masih penasaran, dia bertanya lagi, "Tapi pak, kok mbaknya malah duduk disitu?"

"trus harusnya duduk dimana?"tanya sang petugas yang juga heran dengan pertanyaan sang wepe uniknya.

"kan harusnya duduknya di dekat mesin antrian itu pak,"

OMG PARAH.

kemudian pertanyaan aneh berikutnya muncul.

"Pak, tapi kok mbak nya bisa tahu ya pak, sekarang nomer antrian berapa, kok nggak salah ya pak?"

speechless

"Ada deh,"jawab sang petugas dengan membatin neh wepe Tololnya kok gag nambah-nambah... ^^

alhasil, ketika sang wepe duduk di kursi tunggu, (nunggu mau bayar di bank barangkali), sang wepe ngeliatin aku terus. (alhamdulillah saya tidak menyadari).

sepertinya dia masih penasaran, atau mungkin dia sedang menunggu momen aku memanggil nomer antrian.





apakah akhirnya sang wepe menyadari bahwa dia telah ditipu oleh sang petugas berinisial K , atau malah dia tetap hidup dengan rasa penasaran atas misteri suara misterius yang belum terjawab?

hanya dia dan Tuhannya yang tahu....

BALADA TPT PADA SUATU HARI PART 3 (SUARA MISTERIUS)

yah.. tak kan habis kalau kita ngomongin tentang nomer antrian di kantorku. bahkan aku sendiri juga berpikir... "ada-ada saja"... mulai dari wepe yang diminta ngambil nomer antrian eh malah nyamperin komputer touch screen untuk informasi.. ampe wepe yang mo ngambil nomer antrian malah ngubek2 kotak saran... yah,maklum lah karena memang mereka bertiga lokasinya berdekatan. tapi kali ini aku bukannya mo ngomongin kealpaan wepe2 dg nomor antrian, tapi tentang suara misterius mbak2 yang manggil nomer antriannya. kenapa aku bilang misterius, karena masih aja ada beberapa orang yang bingung dengan suara itu.. "si mbaknya mana seh yang manggil " (plis deh..)

Kamis, 26 Agustus 2010

BALADA TPT PADA SUATU HARI (no. antrian)

KISAH 1.

Ada seorang bapak tua, kalau ini sang bapak bener2 tua.. bingung sendiri di depan loket.
akhirnya Beliau memutuskan untuk menghampiri loketku..
"Mbak, saya mau nanya?"kata sang bapak.
karena kebetulan waktu itu aku lagi sibuk, maka segera saja aku bertanya"Bapak sudah ambil nomer antrian?"
"ini mbak, saya cuma mau nanya,"kata sang Bapak memaksa, sambil menyodorkan SPPT.
"Kok naiknya banyak banget ya Mbak, PBB saya,"tanya sng Bapak.
"oh, Bapak, mau nanyain PBB? kalo PBB di loket 6 Pak, Bapak silakan ambil nomer antrian dulu Pak,"kataku dengan ramah.(Huehehe)
nah, sang BApak bingung lagi..malah langsung aja sang BApak menuju kearah Loket 6.
"Ambil antrian dulu Pak,"kataku sekali lagi.
sang bapak teteup aja bingung, sampai akhirnya ada seorang satpam baik hati yang mengambilkan nomer antrian.
"Loket 6 yang mana Mbak?"kata BApak itu kemudian..(oh, Bapaknya bingung ya, mana yang loket 6)
"itu pak, di ujung, silakan Bapak keloket paling ujung pak,"jelasku.
"Kesana ya mbak?"kata sang Bapak sambil mengacungkan jarinya ke arah loket 6.
aku pun menganggung menyetujui.
dan dengan langkah pasti sang BApak berjalan.. menuju ke...

eh.. malah masuk ke ruang PDI..
gubrak...
"sini sini pak, disini."teriakku menyelamatkan.
upz..


BALADA TPT PADA SUATU HARI

based on d'true story..

once upon a time, in KPP Pratama Teluk Betung..
hari itu beberapa hari setelah kami pindah kantor. awalnya kami akan pindah ke kantor baru awal Mei, tapi karena sebuah insiden, maka kebijakan segera pindah diambil.
tentu saja banyak sekali wepe yang blm tau kepindahan kami, nah dan karena gedung kantor baru kami kueren abiz.. kata tetua di lingkungan rumahku seh.. "Gedung Kantor Pemerintah Paling Bagus se Lampung"

SETAHUN YANG LALU ANTARA HIDUP DAN MATIKU


17 Agustus satu tahun yang lalu,,
aku masih ingat sakit itu.. sakit yang amat sangat..sakit paling sakit yang pernah aku rasakan seumur hidupku..setiap sel di dalam tubuh ini.. rasanya ingin berteriak...jiwa ini serasa ingin melompat keluar dari tubuhku...karena dada ini sudah tidak mampu menampung segala rasa..


aku ingat saat itu, aku ingin berlari...ingin meregangkan tubuhku yang sudah mulai payah...ingin melarikan diri dari semua ini..aku ingin istirahat sejenak,karena sedari pagi, tubuh ini tidak berhenti melawan kesakitan..tapi apalah daya, selang2 infus dan oksigen membelilit gerakku..

aku tidak ingat siapa saja yang mengunjungiku saat itu..silih berganti orang datang dan pergi... tapi, aku terlalu letih untuk membuka mata atau hanya menyapa mereka..lebih nyaman untukku menahan semua rasa dalam gelap..karena terang membuat segalanya terasa lebih berat..

tapi aku ingat ada kamu,, yang setia selalu berada di sisiku..yang kugenggam selalu tanganmu untuk meredakan sakitku.. yang selalu berbisik menyemangatiku..agar aku tidak goyah dan menyerah.. yang selalu mem,bujukku untuk makan dan minum, padahal untuk bernafas saja aku harus mencuri2-curi waktu.. Aku ingat saat dirimu dengan lembut membujukku, tapi aku dengan kasar membentakkmu.. dan kau tetap sabar berada di sisiku.. dan aku ingat,, saat aku sesaat membuka mata untuk melihat wajahmu, kulihat ada titik air mata di sudut matamu..

aku ingat Ibuku menangis tersedu di sampingku...sambil terus berdoa dan membasuh keningku..sayup sayup kudengar suaranya terisak melantunkan ayat-ayat suci Al Quran di sampingku..

aku ingat ayahku disana..sekali itu baru kulihat Beliau begitu khawatir padaku..Sekali itu baru kulihat wajahnya cemas memandangku..sesekali memegang erat tanganku yang bergetar hebat..ketika tanganku menggapai2 mencari pegangan.. tanpa ragu, tangan Ayahkulah yang langsung menggapaiku...

Baru kusadari mengapa semua perawat dan dokter, mewanti-wantiku pagi tadi..
" Mbak, sudah siap kan?", "Mbak tahan sakit kan?", pertanyaan yang sama berulang-ulang..
akupun dengan tekad bulat berkata "siap".. Aku sama sekali tidak takut jika nantinya akan menghadapi kematian dalam proses ini...
karena aku ingat, ini adalah salah satu ladang jihad bagi wanita... Ya Alloh, nama-Mu yang selalu kusebut dalam setiap nafasku kala itu...
tapi ternyata, aku hampir saja menyerah...

sudah 2 hari aku berada di rumah sakit..
semua berawal ketika aku mengalami pecah ketuban dini, tgl 15 Agustus 2009 pukul 23.000..tapi karena sedang berada di rumah mertua, aku tidak enak jika harus malam itu ke rumah sakit..
paginya,kami berangkat..

sharing.. bapak, papa, ayah..



(Copas : Dari Facebook Bpk. Sigit Aryokusumo)

Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.

Lalu bagaimana dengan Papa?

Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?

Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?

Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……

Sabtu, 23 Januari 2010

terserah apa kata orang

semalam aku menjelajah ke beberapa blog yang sudah ada lebih dulu.. dan lebih mapan kalo boleh dibilang. melihat itu semua aku jadi berpikir.. ternyata ngeblog itu punya idealisme sendiri2.. dan kebanyakan penulis2 yang udah tenar gak terlalu suka dengan diarisblog. sempet gamang juga.. akan seperti apa blog ini kedepannya..
tapisekarang aku telah menemukan jawabannya.. blog ini akan menjadi apa adanya.. tidak ada idealisme tertentu di dalamnya.. blog ini tercipta hanya untuk kepuasanku semata.. untuk merekam setiap moment yang yang ingin kurekam..
tidak ingin mennjadi seperti siapa..
ataupun ingin menjadi seperti apa..
cukup begini saja..
apa adanya..